Tempat tidur memainkan peran yang tidak kecil dalam kehidupan
manusia, karena salah satu hal yang tidak dapat diabaikan dalam
kehidupan, yakni istirahat tidur berlangsung di sini setelah seharian
berkativitas.
Apakah
Anda pernah mendengar adanya pantangan untuk posisi kepala ranjang
menghadap ke arah barat? Konon katanya, kalau ranjang posisi kepala
menghadap ke barat akan menyebabkan orang yang tidur sering mengalami
mimpi buruk atau bahkan sakit-sakitan.
2, Kurang kesabaran. Pertengkaran mulut antara suami istri makin sering terjadi. Karena keduanya sama-sama terkena
3, Pertumbuhan badan anak melambat. Penelitian telah membuktikan bahwa kualitas tidur yang baik dapat membantu pertumbuhan badan anak. Sama halnya dengan melawan rotasi Bumi memaksa badan mengeluarkan suatu ekstra energi untuk mengimbangi gerakan relatif dari konsumsi energi kinetik. Karena pertumbuhan tinggi badan terganggu maka anak jadi lebih pendek.
4, Sering bermimpi buruk. Seperti beradu jotos dengan orang lain, bertengkar mulut, dikejar-kejar pembunuh dan lainnya. Sewaktu badan kita letih, saat emosi tidak mampu dilampiaskan, fenomena ini akan lebih sering muncul. Biasanya ada hubungannya dengan posisi ranjang. Badan Anda telah mengingatkan bahwa supply and demand energi sudah tidak imbang.!
5, Bangun pagi mata melihat ‘nyamuk-nyamuk beterbangan’(berkunagn-kunang). Ini disebabkan karena jam tidur yang sangat berkurang dan tanda-tanda bagian tertentu dari tubuh sudah mulai sakit.an lainnya tergantung pada kondisi kesehatan masing-masing orang, karena gejala menurunnya kondisi fisik akibat kualitas tidur tidak tampak seketika tetapi melalui akumulasi waktu yang panjang. Bagi orang yang kondisi fisiknya lemah, gejala itu sudah mulai muncul dalam 3 bulan, namun ada yang baru terasa setelah 2 tahun.

Bumi
dalam perputaran mengelilingi Matahari pun berputar sendiri dari arah
barat menuju timur. Dengan demikian maka ranjang yang berkepala
menghadap ke arah barat akan membuat orang yang tidur di atasnya berada
dalam posisi melawan arah perputaran Bumi bukan ! Oleh sebab itu orang
yang tidur di atasnya akan menerima lebih sedikit energi yang dibutuhkan
untuk memulihkan kondisi tubuh melalui tidur bila dibandingan dengan
orang yang tidur di atas ranjang yang kepalanya tidak menghadap ke arah
barat.
Akan
sama halnya dengan kita yang duduk dalam mobil dengan duduk menghadap
arah belakang kendaraan. Kita akan merasa lebih lelah, pusing, bahkan
rasa mual karena tubuh kita harus mengeluarkan ekstra energi untuk
mengimbangi gerakan relatif dari konsumsi energi kinetik.
1. Kelopak mata akan menghitam karena proses pemulihan energi melalui istirahat
tidur
terganggu, menyebabkan supply and demand energi tidak seimbang. Lambat
laun akan muncul melalui perubahan warna kelopak mata.
3, Pertumbuhan badan anak melambat. Penelitian telah membuktikan bahwa kualitas tidur yang baik dapat membantu pertumbuhan badan anak. Sama halnya dengan melawan rotasi Bumi memaksa badan mengeluarkan suatu ekstra energi untuk mengimbangi gerakan relatif dari konsumsi energi kinetik. Karena pertumbuhan tinggi badan terganggu maka anak jadi lebih pendek.
4, Sering bermimpi buruk. Seperti beradu jotos dengan orang lain, bertengkar mulut, dikejar-kejar pembunuh dan lainnya. Sewaktu badan kita letih, saat emosi tidak mampu dilampiaskan, fenomena ini akan lebih sering muncul. Biasanya ada hubungannya dengan posisi ranjang. Badan Anda telah mengingatkan bahwa supply and demand energi sudah tidak imbang.!
5, Bangun pagi mata melihat ‘nyamuk-nyamuk beterbangan’(berkunagn-kunang). Ini disebabkan karena jam tidur yang sangat berkurang dan tanda-tanda bagian tertentu dari tubuh sudah mulai sakit.an lainnya tergantung pada kondisi kesehatan masing-masing orang, karena gejala menurunnya kondisi fisik akibat kualitas tidur tidak tampak seketika tetapi melalui akumulasi waktu yang panjang. Bagi orang yang kondisi fisiknya lemah, gejala itu sudah mulai muncul dalam 3 bulan, namun ada yang baru terasa setelah 2 tahun.
Tidak,
apalagi kalau Anda termasuk orang yang kerjanya lambat atau yang
dipanggil ‘lelet’. Boleh mencoba meskipun tidak dianjurkan dalam waktu
lama demi kesehatan. Satu keadaan lagi yakni, bila Anda seorang yang
berpikir untuk mengurangi ketergantungan pada keduniawian maka Anda juga
boleh mncobanya, siapa tahu kesadaran akan krisis bisa muncul
mengancam.
Tentu
cara yang paling mudah adalah merubah posisi ranjangnya. Bila itu tidak
dimungkinkan, cobalah dengan mengubah posisi tidur agar tidak lagi
melawan rotasi Bumi.