Kejadian
mengenaskan sekaligus biadab terjadi di Kampung Muara Bakti RT 12 RW
07, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa
(1/8/2017) kemarin.
Seorang
tukang servis televisi harus meregang nyawa dengan cara mengerikan
setelah dihajar lalu dibakar hidup-hidup oleh massa karena difitnah
mencuri amplifier masjid.
Berdasarkan informasi dari penduduk sekitar, kejadian mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.
Awalnya, korban berinisial MA (30) itu hendak menunaikan shalat Ashar di masjid Desa Muara Bakti.Kebutulan, sebelum adzan shalat, MA saat itu belum rampung memperbaiki amplifier milik masjid yang rusak.
Karena
adzan sudah berkumandang dan takut hilang jika diletakkan begitu saja
di masjid, Amplifier yang mau diperbaiki tersebut lalu dimasukkan ke
dalam jok motor miliknya
Namun nahas, ada beberapa orang lewat di depan masjid yang menuduh MA telah mencuri amplifier.
Karena ketakutan, korban memutuskan untuk kabur karena banyak massa yang mengejarnya.
MA pun kabur dari arah Kampung Suka Tenang dengan menceburkan diri ke sungai yang berbatasan dengan Kampung Muara Bakti.
Meski berhasil menyeberangi kali dan masuk ke Kampung Muara Bakti, warga tetap menghajarnya beramai-ramai.
Meski
korban sudah tak berdaya, warga malah semakin brutal, mereka
menyiramkan minyak tanah ke tubuh korban lantas membakarnya hidup-hidup
tanpa ada satupun dari mereka yang menolong.
Korban sendiri akhirnya meninggal dunia dengan luka bakar 80 persen di sekujur tubuhnya.
Sayangnya, warga baru mengetahui bahwa korban bukan pencuri, melainkan tukang servis televisi.
Kami ingatkan, video di bawah ini sarat kekerasan dan sangat keji!
