Seseorang gadis belia
usia 18 tahun atas nama Haswati dengan kata lain Has, diketemukan tewas
dalam kondisi tergantung seutas tali dalam kamarnya, kurang lebihan jam
11 : 00 Wita, Rabu (1/6/) siang tadi. Gadis malang yang tinggal di Desa
Olang, Kabupaten Luwu ini, disangka menemui ajalnya dengan jalan pintas,
gantung diri.
Korban yang baru saja
menyelesaikan pendidikannya di SMK Analisis Kimia Palopo ini,
diketemukan pertama kalinya telah tidak bernyawa oleh salah seseorang
tetangganya.
Waktu kejadian itu,
korban berdua dengan adiknya yang masihlah duduk di bangku SLTP bernama
Aziz. Waktu itu, bunda korban tengah berangkat ke pasar, sedang ayahnya
berangkat memancing ke laut.
Surat itu ditemukan
polisi waktu perbuat olah TKP di kamar korban, sebentar seusai Korban
diketemukan dalam kondisi tewas bergantung di kamarnya. Dari dua surat
yang ditulisnya, Has menitip pesan supaya kepergiannya, tidak butuh
disesali serta ditangisi, supaya dirinya bisa tenang di alam sana.
Juga, Has memohon berbagai orang yang disayanginya supaya masih bertersanjung, setelah dirinya telah tdk ada.
Ibu Has, setibanya
dirumah setelah terima berita putrinya ditemukan tewas bergantung di
kamarnya, histeris. Dirinya tidak berpendapat putrinya yang berimpian
sehingga perawat itu, nekad gantung diri.
“Padahal besok (Kamis),
anakku bakal ke Palopo untuk berangkat melunasi anggaran pendaftarannya
masuk ke STIKES Luwu Raya, ” kata Bunda Has, terisak.
